Tampilkan postingan dengan label pt hdn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pt hdn. Tampilkan semua postingan

Hati-hati terhadap info penawaran Ngelem Teh Rosella

Hati-hati terhadap info penawaran Ngelem Teh Rosella

INFO PENTING HATI_HATI INFO PENAWARAN NGELEM BENANG TEH ROSELA.

Kepada Sahabat semua, perlu saya sampaikan Informasi PENTING, mengenai adanya INFO PENAWARAN NGELEM TEH ROSELA, baik melalui sms, koran dan brosur. karna itu hanya kedok belaka.

saya baru saja mengalami kekecewaan dan penyesalan atas kelalain saya. beberapa hari yang lalu saya menerima sms dari seorang yang mengaku INTAN, menawarkan pekerjaan ngelem benang teh rosela dirumah, dengan upah 70,000 perpak isi 200 benang, kalau berminat maka silahkan datang ke PT. HADENA INDONESIA, Alamatnya di Komplek RUKO ATRIUM SENEN Blok C No. 12A, Jakarta,.

Saxa tertarik untuk datang ke tempat itu, sesampainya di sana saya di sambut oleh bagian penerima, dengan penjelasan, pertama membayar ke anggotaan sebesar 250,000, mendapatkan kartu anggota dan 1 pak perangkat kertas gantungan teh dan benang yang akan di lem untuk dibawa pulang dikerjakan di rumah, kenapa hanya 1 pak dengan alasan percobaan dulu, kata pihak PT. HDN Indonesia, kalau hasilnya bagus, maka bisa mengambil lagi 5 pak tiap hari pada hari berikutnya dan seterusnya.

tanpa pikir panjang akhirnya saya mendaftar dan membayar 250,000.- utk keanggotaan, sesampainya dirumah saya langsung kerjakan ngelem benang dan selesai dalam waktu 1,5 jam, keesokan harinya saya antarkan hasil ngelem benang tersebut dan di bayar 70,000 oleh Pihak keuangan PT. HDN Indonesia, setelah menerima uang 70,000, saya mendapatkan penjelasan presentasi rinci dari Pihak keuangan yang membayar ke saya di lantai atas, kalau Bapak mau mendapatkan 5 pak, maka harus merekrut 5 orang dulu, kalau 10 pak harus 10 yang di rekrut, kalau tidak ada yang di rekrut, maka tidak bisa mengambil pengeleman benang teh rosela lagi.

Ternyata yang di jelaskan oleh bagian keuangan di lantai 1 (atas) sangat berbeda dengan waktu pertama saya datang diterima oleh Pihak di lantai bawah. semua yang di sampaikan di lantai bawah manis sekali, ternyata itu hanya jebakan saja, yang penting daftar dan bayar ke anggotaan 250,000, masalah penjelasan rinci nanti setelah jadi anggota, yang penting uang masuk dulu, setelah mendapat penjelasan langsung kecewa.

Jangan sampai ada sahabat yang terkena jabakan tersebut dan hati-hati.

Semoga Informasi ini bermanfaat untuk Sahabat semua.

Terima kasih


PT HDN - HADENA INDONESIA Penipuan Kerja Part Time Ngelem Kotak Teh

PT Hadena Indonesia adalah perusahaan swasta nasional yang akhir - akhir ini marak dalam menyebarkan penipuannya di kota surabaya. dengan berkedok membuat lowongan pekerjaan Ngelem Box atau kotak Teh secara part time dan menawarkan Upah atau gaji yang menggiurkan. berikut beberapa ulasan dari para korban penipuan bermodus ngelem kotak teh dari PT.HDN.


Ok, karena postingan ini banyak menimbulkan PRO dan KONTRA 
dan saya lihat juga ada beberapa komentar yang mulai gak enak buat di baca dengan alasan tertentu 
"Kalau emang penipuan kenapa gak segera di laporkan ke POLISI???":



Nah untuk itu bagi teman - teman yang merasa sebagai korban penipuan silahkan adukan kasus nya secara online :

PENGADUAN ONLINE Ke POLRI
Klik disini.!


Awas Penipuan Berkedok Ngelem Kota Teh Rosela !
TANGERANG – Bagi warga, khususnya pencari kerja di wilayah Jabotabek dan Banten nampaiknya harus berhati-hati dengan iklan berjudul ‘Bekerja Ngelem Kotak Teh Rosela’ dengan upah sebesar Rp 70 ribu per kotak. Pengumuman yang mengatasnamakan PT. HI (singkatan, red) beralamat di Gedung Unas, Senen, Jakarta Pusat, serta perwakilannya di Bekasi dan Bogor. Iklan tersebut diduga terkait dengan aksi penhpuan, karena para pencari kerja diminta untuk membayar uang admintrasi sebesar Rp 250.000, tanpa penjelasan yang jelas.

Menurut Aditya, seorang korban penipuan, ia telah ditipu PT HI yang berjanji akan memberikan honor sebesar Rp 70 ribu bila mengerjakan ngelem kotak teh sebanyak 250 lembar. Namun dalam kenyataanya ia diminta memnyebarkan brosur untuk mencari pencari kerja lain, atau korban lain. Selain itu, ia diminta membayar uang sebesar Rp 250.000 dan uang tersebut ternyata tidak dikembalikan.

Kata Aditya, ia membaca iklan pengumuman tersebut di koran harian terbitan ibukota. Tetapi, setelah mendatangi kantor PT. Hadena Indoensia cabang Grogol ternyata dia diminta membayar uang sebesar Rp 250.000 dan diberikan kotak teh untuk dilem.
“Ke-esok-an harinya, memang saya mendapatkan upah sebesar Rp 70.000, tetapi saya dimintan untuk menyebarkan brosur yang sama, dan bukan bekerja untuk ngelem kotak teh lagi,” ungkapnya.

Ia mengaku merasa kaget atas perintah tersebut. Dan saat ia menyatakan tidak bersedia dengan meminta uangnya sebesar Rp 250.000, dikembalikan, ternyata dinyatakan tidak bisa diambil kembali.

Ia meminta agar pencari kerja untuk berhati-hati dalam mencari kerja, apalagi dengan tawaran gaji yang tinggi. Dan meminta pihak penegak hukum untuk menyelidiki dugaan kasus penipuan tersebut.